Menyiapkan Generasi Siap Mendunia: SMK Negeri 2 Semarang Perkuat Kewiraan dalam Program Akses Kebekerjaan Luar Negeri

Semarang – SMK Negeri 2 Semarang terus berkomitmen mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat internasional melalui penyelenggaraan Kegiatan Pembekalan Penguatan Kewiraan dalam Program Bantuan Penguatan Akses Kebekerjaan Luar Negeri. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 11–12 Agustus 2026, dan diikuti oleh peserta program akses kebekerjaan luar negeri dengan tujuan negara Jepang. Program ini merupakan bagian dari dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mempersiapkan lulusan SMK yang kompeten, berkarakter, dan siap bekerja di luar negeri.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala SMK Negeri 2 Semarang yang dalam sambutannya menegaskan bahwa peluang bekerja di luar negeri merupakan kesempatan besar bagi lulusan SMK untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Namun demikian, keberhasilan bekerja di luar negeri tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mental, disiplin, tanggung jawab, serta pemahaman terhadap prosedur dan aturan yang berlaku di negara tujuan.
Memasuki sesi pertama pada Selasa, 11 Agustus 2026, peserta memperoleh materi dari Ibu Marthika Hanindyah, S.H., M.H. dari Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan calon pekerja migran sejak masih berada di bangku sekolah. Materi yang disampaikan meliputi informasi mengenai pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), pentingnya sertifikasi kompetensi, penguasaan bahasa asing sebagai bekal utama, pembuatan Kartu AK-1 (Kartu Pencari Kerja), hingga akses dan pemanfaatan ID E-PMI sebagai identitas digital bagi calon pekerja migran Indonesia.
Beliau juga menekankan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi salah satu syarat penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar internasional. Selain keterampilan kerja, kemampuan berbahasa asing dan kelengkapan administrasi menjadi faktor yang sangat menentukan dalam proses rekrutmen. Oleh karena itu, peserta diharapkan mulai mempersiapkan seluruh persyaratan sejak dini agar mampu memanfaatkan peluang kerja luar negeri secara optimal.
Sesi berikutnya menghadirkan narasumber dari BP3MI Provinsi Jawa Tengah, yaitu Ibu Nurul Huda Wahdatun Nisa. Beliau memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai jalur penempatan pekerja migran Indonesia yang aman dan legal. Materi yang disampaikan meliputi skema Government to Government (G to G) untuk negara Jepang, Korea Selatan, dan Jerman, proses seleksi melalui P3MI legal, jalur mandiri profesional, hingga berbagai bentuk perlindungan hukum bagi pekerja migran Indonesia.
Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan peserta agar selalu berhati-hati terhadap tawaran kerja yang tidak jelas legalitasnya. Seluruh calon pekerja migran diimbau untuk mengikuti prosedur resmi melalui lembaga yang memiliki izin pemerintah sehingga memperoleh perlindungan hukum sebelum, selama, maupun setelah bekerja di luar negeri. Pemahaman mengenai hak dan kewajiban pekerja migran juga menjadi bekal penting agar para lulusan mampu bekerja secara profesional dan terhindar dari berbagai risiko.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan hari pertama. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai prosedur keberangkatan, persyaratan bahasa, peluang kerja di berbagai negara, hingga tahapan seleksi yang harus dilalui. Diskusi berlangsung interaktif sehingga memberikan gambaran nyata mengenai proses menjadi pekerja migran Indonesia yang profesional, aman, dan sesuai ketentuan.
Pada hari kedua, Rabu, 12 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan materi Penguatan Kewiraan yang disampaikan oleh Ibu Agricythia Pratiwi Dharma dari Direktorat SMK Kemendikdasmen, S.I.Kom. Materi ini difokuskan pada pembentukan karakter dan kesiapan mental peserta Program Akses Kebekerjaan Luar Negeri, khususnya bagi calon tenaga kerja yang akan bekerja di Jepang. Pembekalan tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat karakter lulusan SMK sebelum memasuki dunia kerja global.
Dalam pemaparannya, Ibu Agricythia Pratiwi Dharma menekankan pentingnya memiliki sikap disiplin, integritas, etos kerja tinggi, kemampuan beradaptasi dengan budaya baru, komunikasi yang baik, serta semangat pantang menyerah. Nilai-nilai kewiraan menjadi fondasi utama bagi calon pekerja migran agar mampu menghadapi tantangan di lingkungan kerja internasional sekaligus membawa nama baik bangsa Indonesia melalui perilaku yang profesional dan bertanggung jawab.
Melalui rangkaian pembekalan selama dua hari tersebut, peserta memperoleh wawasan yang komprehensif, mulai dari kesiapan administrasi, peningkatan kompetensi, pemahaman jalur penempatan yang legal, perlindungan hukum, hingga penguatan karakter sebagai bekal bekerja di luar negeri. Pengetahuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan lulusan SMK Negeri 2 Semarang untuk memasuki dunia kerja global secara aman, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Kegiatan Pembekalan Penguatan Kewiraan ini menjadi salah satu langkah nyata SMK Negeri 2 Semarang dalam mendukung program pemerintah untuk memperluas akses kebekerjaan luar negeri bagi lulusan SMK. Dengan sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, BP3MI, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, diharapkan semakin banyak lulusan yang mampu meraih kesempatan berkarier di tingkat internasional sekaligus menjadi duta bangsa yang membanggakan melalui kompetensi, karakter, dan profesionalisme yang dimiliki.
Penulis : Ana Mathofani, S.Pd. Guru di SMK Negeri 2 Semarang
Editor : Mega Nanda Kurniawan, S.Kom., Guru SMKN 2 Semarang dan Tim Medsos - Humas SMKN 2 Semarang
Tulisan Lainnya
SMK Negeri 2 Semarang Gelar Bimbingan Teknis Penguatan Literasi dan Numerasi
Semarang, 8 September 2026 – SMK Negeri 2 Semarang melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Literasi dan Numerasi sebagai bagian dari pelaksanaan Program BOS Kinerja Tah
Merajut Ukhuwah dalam Semangat Hijrah, Guru dan Karyawan SMK Negeri 2 Semarang Ikuti Kajian Keislaman
Semarang – Guru dan Karyawan SMK Negeri 2 Semarang kembali mengikuti kegiatan Kajian Jum'at Pagi yang diselenggarakan pada Jum'at, 4 September 2026 di Masjid An Nur SMK Negeri 2
Torehkan Prestasi Gemilang! Dua Siswi SMK Negeri 2 Semarang Berhasil Borong Juara pada Apresiasi Duta GenRe Kota Semarang Tahun 2026
Semarang — SMK Negeri 2 Semarang kembali mengukir kebanggaan di tingkat kota. Tepat pada 16 Agustus 2026, dua siswinya diumumkan berhasil memboyong gelar juara pada ajang Apresi
Gemilang di Bible Bite 2026, Guru dan Siswi SMK Negeri 2 Semarang Sabet Juara 1
SEMARANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar SMK Negeri 2 Semarang. Dalam ajang Quiz Bible Bite 2026, guru dan peserta didik sekolah tersebut berhasil mera
Membumikan Keikhlasan demi Menjemput Keberkahan dalam Suasana Khidmat Jumat Religi di SMK Negeri 2 Semarang
SEMARANG — Suasana sejuk menyelimuti Lapangan SMK Negeri 2 Semarang pada Jumat pagi 7 Agustus 2026. Ratusan siswa bersama jajaran guru dan karyawan berkumpul dengan penuh kekhid
SMK Negeri 2 Semarang Tekankan Pentingnya Ketertiban dan Keteraturan
SEMARANG — Kegiatan Jumat Religi bagi siswa beragama Kristen di SMK Negeri 2 Semarang berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 06.45–07.30 WIB. Kegiatan yang bertempa
Langkah Strategis SMKN 2 Semarang Siapkan Generasi Global Melalui Asesmen TOEIC Terstandar
Semarang – SMK Negeri 2 Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional. Pada hari Rabu, 12 Agustus 2026, sekolah menyele
Raih Sertifikat Internasional, Murid Kelas XII SMKN 2 Semarang Intensif Persiapkan JLPT N5
Semarang – Sebanyak 30 murid kelas XII ULP 2 SMK Negeri 2 Semarang mengikuti kegiatan Belajar Bahasa Jepang untuk Persiapan Japanese-Language Proficiency Test (JLPT) N5 yang dis
Seleksi Ketat Demi Pendidikan Bermutu: SMK Negeri 2 Semarang Jadi Salah Satu Lokasi CAT Bakal Calon Kepala Sekolah yang Digelar Serentak di Jawa Tengah
Semarang – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menghadirkan pemimpin-pemimpin pendidikan yang profesional, berintegritas, dan visioner kembali diwujudkan melalui pela